Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Desa dan Kecamatan Pangkur terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda, khususnya melalui bidang olahraga.
Salah satu program unggulan mereka adalah Sekolah Bola Voli (SBV) Pasoepati Pangkur, yang aktif membina anak-anak dari tingkat SD hingga SMA.
Latihan rutin digelar di Lapangan Desa Pangkur, dengan melibatkan sekitar 200 anak-anak dari berbagai sekolah di Kecamatan Pangkur dan sekitarnya.
"Latihan ini bertujuan membentuk kemampuan bermain voli sejak dini agar anak-anak bisa tumbuh menjadi atlet andal," ujar Iswanto, pelatih sekaligus Koordinator Lapangan SBV Pasoepati.
Pelatihan di SBV Pasoepati dilakukan bertahap sesuai kemampuan anak.
Pemula berlatih menggunakan balon untuk membangun dasar teknik. Tingkat lanjut menggunakan bola kecil sebelum akhirnya berlatih dengan bola voli standar.
Selain teknik bermain, aspek kedisiplinan dan pembentukan mental positif juga menjadi prioritas utama dalam pelatihan.
"Mental yang kuat sama pentingnya dengan teknik bermain dalam membentuk atlet berprestasi," tambah Iswanto.
Saat ini, SBV Pasoepati didukung oleh empat pelatih dan beberapa asisten yang membimbing anak-anak berdasarkan kelompok usia.
Toreh Prestasi, Siap Harumkan Nama Ngawi
Anak-anak binaan Pasoepati bukan sekadar "jago kandang".
Baca Juga: Hasil Final Four Proliga 2025 Surabaya Samator vs Bhayangkara Presisi: Rama Fazza Cs Tersingkir
Mereka sudah menorehkan prestasi di berbagai turnamen, baik lokal maupun luar daerah.
Salah satu kiprah terbaru adalah partisipasi dalam turnamen di Wonogiri dan persiapan untuk bertanding di Kediri dalam kategori kelahiran tahun 2010-2012.
"Turnamen luar daerah menjadi sarana membentuk mental bertanding dan mengevaluasi teknik," kata Iswanto.
SBV Pasoepati yang berdiri sejak 2019 ini terus konsisten berkat dukungan penuh dari Pemdes Pangkur, Kecamatan Pangkur, serta peran aktif orangtua dan sponsor.
"Kami berharap ke depan makin banyak anak Pasoepati yang bisa mengharumkan nama Ngawi di bidang voli," pungkasnya. (rio/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani