Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tiga Bocah di Ngawi Terseret Banjir Sungai Andong, Dua Selamat, Satu Masih Hilang

Asep Syaeful • Selasa, 13 Mei 2025 | 03:18 WIB
Petugas BPBD Ngawi melakukan penyisiran di Sungai Andong tempat tiga boca tenggelam terseret banjir. FOTO: ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Petugas BPBD Ngawi melakukan penyisiran di Sungai Andong tempat tiga boca tenggelam terseret banjir. FOTO: ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun - Musibah banjir mendadak di Sungai Andong, Desa Teguhan, Kecamatan Paron, berujung petaka.

Senin siang (12/5), tiga bocah terseret arus saat bermain dan mandi di sekitar DAM sungai. Dua di antaranya berhasil selamat, sementara satu bocah masih dalam pencarian.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30. Ketiga korban adalah Rifky Nur Hidayat (14), Asyraf Khairul Azam (13), dan Dimas Subuh Pamungkas (11).

Ketiganya warga Desa Teguhan. Saat kejadian, arus sungai semula tenang. Namun tiba-tiba banjir bandang datang, diduga kiriman dari lereng Gunung Lawu.

Dimas yang masih duduk di kelas 4 SD Negeri Teguhan berhasil diselamatkan oleh kakeknya, Simun (65).

Simun mendengar teriakan dari arah sungai dan langsung turun ke lokasi menolong cucunya. Sementara Asyraf, siswa kelas 6 SD, selamat setelah mendapat bantuan warga.

Namun, Rifky, siswa kelas 7 SMP, belum ditemukan hingga malam hari. Ia diduga terbawa arus sejauh ratusan meter.

"Awalnya mereka mandi, lalu air datang tiba-tiba. Dua selamat, satu masih hilang," ujar saksi di lokasi.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan telah diterjunkan untuk melakukan pencarian.

Rifky merupakan anak pertama pasangan Sarwono (44) dan Siti Kholifah (38). Proses pencarian dihentikan sementara karena cuaca buruk dan akan dilanjutkan esok hari. (sae/her)

Editor : Hengky Ristanto
#bpbd #Sungai Andong #ngawi #banjir