Jawa Pos Radar Madiun – Insiden kecelakaan air kembali terjadi di Kabupaten Ngawi.
Seorang perempuan lansia bernama Parni, 64 tahun, warga Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, dilaporkan hilang dan diduga hanyut terbawa arus sungai desa setempat pada Sabtu (17/5).
Parni terakhir terlihat saat menyemai tanaman di sawah miliknya yang terletak di seberang sungai.
Menurut Kepala Desa Sawo, Widiyanto, korban diketahui hendak pulang ke rumah dengan menyebrangi sungai satu-satunya yang menghubungkan lahan pertaniannya dengan permukiman warga.
“Korban diduga kuat hanyut saat hendak menyebrang sungai akibat arus yang deras,” ujarnya, Minggu (18/5).
Hingga kini tidak ada saksi mata yang melihat langsung momen saat korban terseret arus.
Namun, pihak keluarga sempat berupaya mencari korban di sawah dan rumah kerabat tanpa hasil.
Terakhir kali, Parni terlihat sekitar pukul 11.00 WIB saat masih berada di sawah.
Setelah itu, ia tak kunjung tiba di rumah dan dinyatakan hilang.
Kapolsek Karangjati AKP Sugeng Wahyudi membenarkan bahwa pencarian telah dilakukan sejak malam hari.
Tim gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Damkar, dan relawan terus melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai.
Bahkan, pencarian diperluas hingga ke Sungai Bengawan Madiun yang terhubung langsung dengan lokasi awal.
“Kita susur sungai dengan pelampung dan alat evakuasi lainnya. Hingga pencarian hari kedua, korban masih belum ditemukan,” jelasnya. (sae/her)
Editor : Hengky Ristanto