Jawa Pos Radar Ngawi – Suasana taman belakang Pendapa Wedya Graha kini terasa lebih hidup.
Tiga ekor rusa Jawa resmi menambah koleksi fauna di area tersebut setelah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur di Kediri memberikan hibah kepada Pemkab Ngawi.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyebut, hibah yang terdiri dari dua rusa jantan dan satu betina ini merupakan bentuk amanah konservasi yang harus dijaga.
Tidak sekadar dipelihara, Ony berharap populasi rusa tersebut dapat dikembangkan.
“Tidak hanya dirawat, tapi juga harus dikembangbiakkan agar populasinya bertambah,” kata Ony, Sabtu (21/6).
Kehadiran rusa Jawa ini melengkapi satwa yang sebelumnya sudah ada di taman belakang pendapa, yakni burung merak.
Kawasan ini sering dijadikan lokasi kunjungan edukatif oleh anak-anak taman kanak-kanak.
Mereka bisa belajar mengenal fauna langsung dari habitat mini yang dibangun pemerintah daerah.
“Anak-anak TK yang datang ke sini bisa melihat langsung, bukan cuma dari gambar,” ujar Ony.
Rusa Jawa (Rusa timorensis) merupakan hewan endemik Indonesia yang kini statusnya dilindungi.
Populasinya terus berkurang akibat perburuan liar dan penyusutan habitat alami.
Satwa ini tersebar di beberapa wilayah Nusantara, terutama di Pulau Jawa, Bali, dan sebagian NTT.
Sebagai herbivora, rusa Jawa memakan rerumputan dan dedaunan yang tersedia di lingkungan sekitarnya. (sae/cor)