Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Desa (Pemdes) Ngrayudan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warganya dari berbagai kalangan usia.
Bukan hanya fokus pada peningkatan kapasitas orang tua dalam mengasuh anak melalui Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Pemdes juga memberikan perhatian besar kepada kalangan lansia lewat Sekolah Lansia Tangguh (Selantang).
Sebanyak 30 ibu-ibu peserta SOTH dan 30 lansia peserta Selantang diwisuda pada Selasa (25/6) kemarin.
Wisuda ini menjadi penanda selesainya rangkaian pelatihan dan edukasi yang telah mereka ikuti dengan antusias sejak awal.
"Baik peserta SOTH maupun Selantang mengikuti materi secara lengkap hingga lulus. Semangat mereka luar biasa," ungkap Binti Mu’alifah, Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Ngrayudan.
Program SOTH menjadi program wajib yang digelar di seluruh desa di Kabupaten Ngawi.
Melalui berbagai materi seperti perencanaan hidup berkeluarga, konsep diri positif, hingga peran ayah dalam pengasuhan, peserta didorong memahami pentingnya pengasuhan yang menyeluruh dan modern.
Materi lainnya mencakup gizi dan kesehatan anak usia dini, perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi kesehatan reproduksi, menjaga anak dari pengaruh dunia digital, dan transisi menyenangkan dari PAUD ke SD.
“Tujuan utamanya agar anak-anak mendapat pengasuhan yang baik dan bisa tumbuh menjadi generasi hebat,” terang Binti.
Selantang: Lansia Sehat, Bahagia, dan Mandiri
Para lansia peserta Selantang juga tak kalah antusias. Mereka tidak hanya mendapatkan edukasi soal kesehatan, gizi, dan aktivitas fisik, namun juga dibekali spiritualitas, keterampilan hidup, dan penguatan hubungan sosial.
"Mereka juga kami ajak refreshing ke tempat wisata naik kereta kelinci. Banyak yang terharu karena ini jadi momen langka dan membahagiakan," ujar Binti.
Program Selantang disebut berdampak besar. Lansia jadi lebih percaya diri, aktif bermasyarakat, bahkan ada yang memulai usaha kecil rumahan.
"Ini menciptakan masyarakat yang inklusif dan ramah lansia, serta mengikis stigma negatif tentang usia tua," pungkasnya. (rio/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani