Jawa Pos Radar Madiun - Meski bukan bagian dari kurikulum akademik, kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) tetap mendapat perhatian serius di MAN 1 Ngawi.
Madrasah itu memandang ekskul sebagai fondasi penting pembentukan karakter sekaligus bekal untuk masa depan siswa.
‘’Sangat banyak manfaatnya, utamanya untuk pendidikan karakter siswa,’’ tegas Kepala MAN 1 Ngawi Maskur.
Dia menyebut sebagian besar alumni yang diterima di perguruan tinggi favorit dan lembaga pendidikan kedinasan adalah yang aktif dalam kegiatan ekskul. Banyak juga yang menonjol dalam dedikasi dan etika.
“Yang utama, siswa memiliki akhlak mulia di mata masyarakat. Ekskul menjadi bekal penting bagi mereka yang ingin melanjutkan ke PTN, kedinasan, masuk TNI/POLRI, atau langsung terjun ke masyarakat,” lanjutnya.
Hingga kini, MAN 1 Ngawi memiliki lebih dari 14 jenis kegiatan ekstrakurikuler. Di antaranya, Tahfidz, Takmir Masjid, dan PASBARA.
Juga ada keterampilan seperti Tata Boga, Tata Busana, dan Multimedia. Kegiatan olahraga seperti futsal, voli, tenis meja, hingga bela diri.
Kegiatan ekskul rutin dijadwalkan setiap Sabtu. Pelatih profesional dari luar sekolah digandeng jika guru internal belum mencukupi di bidang tertentu.
Dalam setahun terakhir, siswa MAN 1 Ngawi sukses meraih lebih dari 10 prestasi tingkat kabupaten, nasional, hingga Asia Tenggara.
Beberapa prestasi yang paling mencolok tahun ini, yakni Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Nasional, Silver Medal Dewata Essay Competition 2025.
Selain itu, Juara 2 Video Kreatif Milad Historia.id Nasional, dan Juara 2 Amatir Senior Putra U-17 Jujitsu UNESA Open Asia Tenggara 2024.
“Setiap prestasi kami apresiasi dengan reward, salah satunya beasiswa,” pungkas Maskur. (*)
Editor : Andi Chorniawan