Jawa Pos Radar Ngawi – Penyebab kebakaran hebat yang melanda pabrik sepatu PT Dwi Prima Sentosa (DPS) di Desa Karangtengah Prandon, Ngawi, masih menjadi teka-teki.
Polisi hingga kemarin (8/7) belum dapat memastikan asal mula api yang meludeskan gudang penyimpanan sepatu dan sandal siap ekspor.
"Masih penyelidikan," tegas Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, Rabu (9/7).
Polisi telah memasangi garis polisi di lokasi kebakaran.
Sejumlah barang bukti diamankan untuk pemeriksaan laboratorium forensik.
Tidak hanya itu, beberapa saksi, termasuk petugas keamanan pabrik yang pertama kali mengetahui kejadian, juga dijadwalkan dimintai keterangan.
"Kami meminta bantuan tim bidlabfor Polda Jatim untuk memastikan penyebab kebakaran," jelas Aris.
Kebakaran terjadi pada Minggu malam (6/7) dan baru berhasil dipadamkan Senin pagi sekitar pukul 05.00.
Taksiran kerugian mencapai Rp 50 miliar, meliputi kerusakan bangunan pabrik dan ratusan ribu pasang sepatu serta sandal siap ekspor yang hangus terbakar.
Produk alas kaki PT DPS itu diketahui hendak dikirim ke sejumlah negara di Eropa dan Amerika Serikat.
"Hasil uji labfor nanti menjadi kunci terbukanya bukti forensik penyebab kebakaran," pungkas kasatreskrim. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto