Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Desa Sine, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, terus berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Salah satu proyek unggulannya adalah pembangunan rest area berkonsep wisata yang berlokasi strategis di Dukuh Ngancar, Dusun Krajan Wetan, tepat di jalur penghubung Magetan–Sragen atau Ngawi–Sragen.
Kepala Desa Sine, Jumadi, menjelaskan bahwa pembangunan rest area dimulai sejak 2023.
Proses awalnya berupa perataan lahan yang sebelumnya merupakan sawah tidak produktif.
“Kami melihat potensi besar dari lokasi ini karena berada di jalur lalu lintas antarwilayah. Harapannya, bisa menarik perhatian pelintas untuk beristirahat sekaligus berwisata,” ujarnya, Rabu (16/7).
Proses pembangunan rest area dilakukan secara bertahap menggunakan alokasi Dana Desa (DD).
Tahun lalu, sudah rampung dibangun kolam renang anak, fasilitas MCK, dan area tempat makan.
Tahun ini, pembangunan berlanjut dengan pembuatan kolam renang dewasa.
“Setiap tahun kami alokasikan sekitar Rp300 juta untuk melanjutkan pembangunan,” ungkap Jumadi.
Tak hanya itu, fasilitas penunjang seperti musala dan taman bermain anak juga akan ditambahkan agar rest area bisa menarik lebih banyak pengunjung dari berbagai kalangan.
Saat ini, rest area tersebut belum mulai beroperasi secara komersial. Namun, Pemdes telah menyiapkan rencana jangka menengah.
Setelah seluruh fasilitas lengkap, akan diberlakukan tarif masuk dan sistem sewa kios.
“Targetnya tahun depan sudah bisa ditarik pendapatan dari tiket dan sewa,” kata Jumadi.
Ia optimistis rest area tersebut ke depan akan menjadi sumber PADes baru yang menjanjikan.
Selain bisa menumbuhkan sektor wisata lokal, kehadiran fasilitas publik ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa sekitar.
“Rest area ini tidak hanya tempat istirahat, tetapi akan kami kelola seperti destinasi wisata dengan kolam renang, taman anak, dan fasilitas kuliner. Harapannya menjadi pusat pergerakan ekonomi desa,” tegas Jumadi. (ifa/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani