Jawa Pos Radar Ngawi – Ratusan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) tahap dua di Kabupaten Ngawi harus menunggu hingga Oktober 2025 untuk dilantik.
Sebanyak 373 peserta ini sudah dinyatakan lolos sejak akhir Juni lalu.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ngawi, Idham Karima, menjelaskan bahwa penundaan ini karena masih menunggu penerbitan nomor induk pegawai.
“Seluruh berkas sudah diverifikasi bulan lalu. Rencana pelantikan Oktober nanti,” ujarnya, Selasa (12/8).
Seleksi tahap kedua yang digelar Mei 2025 diikuti 1.857 peserta untuk formasi guru dan teknis.
Dari kuota yang tersedia, 282 untuk guru dan 109 untuk teknis, hanya 373 peserta yang lolos.
Sebanyak 18 kuota guru, khusus mata pelajaran bahasa Jawa, tetap kosong karena tidak ada pelamar yang memenuhi kriteria.
Menurut Idham, pelamar dari jurusan pendidikan bahasa Jawa memang sangat sedikit, meski pendaftaran dibuka luas dan memprioritaskan guru terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik). (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto