Jawa Pos Radar Madiun - Karnaval tingkat Kecamatan Kendal berlangsung meriah.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah penampilan kontingen dari Desa Gayam, yang menghadirkan gunungan hasil bumi serta joget kreasi dari ibu-ibu PKK bertemakan pertanian.
Kades Gayam Siti Rahmah menjelaskan gunungan yang dibawa warganya menjadi simbol kemakmuran dari hasil pertanian serta wujud syukur kepada Tuhan atas keberkahan.
“Gunungan ini melambangkan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang melimpah,” ujarnya.
Selain gunungan, ibu-ibu PKK juga tampil penuh semangat membawakan joget kreasi bertema pertanian.
Menurut Siti, tema ini selaras dengan program ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung kebijakan Pemkab Ngawi di bidang pertanian ramah lingkungan.
“Momentum Agustusan tahun ini menjadi semangat membangun pertanian menuju swasembada pangan,” tambahnya.
Sebanyak 40 personel terdiri dari perangkat desa, BPD, hingga kader PKK ikut serta dalam kontingen Gayam.
Mereka mempersiapkan diri dengan maksimal demi menghibur masyarakat sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-80 RI.
Siti Rahmah menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang sudah bekerja keras.
“Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen desa,” ungkapnya.
Menurut Siti, karnaval bukan hanya hiburan, tetapi juga wadah menjaga tradisi dan melestarikan budaya lokal.
Dengan tampilnya kreasi desa, masyarakat semakin bangga terhadap kekayaan budaya daerah.
“Karnaval menumbuhkan semangat cinta tanah air, menjaga persatuan, sekaligus mempromosikan budaya Indonesia kepada generasi mendatang,” pungkasnya. (rio/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani