Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tiga Rumah di Ngawi Terbakar dalam Tiga Pekan, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Asep Syaeful • Jumat, 29 Agustus 2025 | 14:30 WIB
Petugas damkar Satpol PP Ngawi berjibaku memadamkan api yang membakar rumah Suparman di Desa Banyu Biru, Widodaren, kemarin. FOTO: ISTIMEWA
Petugas damkar Satpol PP Ngawi berjibaku memadamkan api yang membakar rumah Suparman di Desa Banyu Biru, Widodaren, kemarin. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Ngawi – Dalam kurun tiga pekan terakhir, tiga kebakaran melanda wilayah Ngawi.

Peristiwa pertama terjadi Sabtu (9/8) malam di Desa Tempuran, Paron. Korsleting listrik saat pengisian daya aki memicu api yang melahap atap rumah milik Ridlo Cahya Saputra.

Kebakaran kedua terjadi Rabu (27/8) dini hari. Rumah Sarmi, 70, warga Desa Jenggrik, Kedunggalar, rata dengan tanah.

Api unggun yang belum sepenuhnya padam merembet hingga membakar bangunan.

Teranyar, malam harinya, api melalap empat rumah jawa milik Suparman di Dusun Bulak Pepe, Desa Banyu Biru, Widodaren.

Api diduga berasal dari diang kandang kambing yang menyambar bangunan utama.

“Tidak ada korban jiwa,” terang Kasi Penyelamatan Damkar Satpol PP Ngawi Purwanto, kemarin.

Purwanto menyebut tiga penghuni rumah saat itu sedang tidur. Mereka berhasil menyelamatkan diri meski hanya membawa beberapa barang berharga.

Namun, sembilan ekor kambing mati terpanggang. “Perkiraan kerugian materiil mencapai Rp 500 juta,” ujarnya.

Proses pemadaman berlangsung dramatis. Dua armada Firedome dikerahkan, menghabiskan delapan tangki air.

“Rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat menyebar, ditambah embusan angin cukup kencang,” imbuhnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#korban kebakaran #kebakaran ngawi #kerugian kebakaran #Damkar Ngawi #Desa Banyu Biru #ngawi #rumah terbakar