Jawa Pos Radar Ngawi – Persinga Ngawi dipastikan tidak perlu menjalani Liga 4 2025 tingkat kabupaten.
Kompetisi lokal ditiadakan karena jumlah klub yang aktif di Ngawi hanya dua: Persinga dan Ngawi FC.
Sesuai edaran PSSI, format Liga 4 musim ini bertahap mulai kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Pemerintah daerah diberi ruang untuk ikut serta dalam penyelenggaraan, dengan penamaan Piala Bupati/Wali Kota untuk tingkat kabupaten dan Piala Gubernur untuk tingkat provinsi.
Namun, Sekretaris Askab PSSI Ngawi, Muhammad Hasan Zunairi, menilai pertandingan di tingkat kabupaten kurang efektif.
“Pesertanya hanya dua klub. Kompetisinya boros waktu dan biaya. Jadi langsung ke provinsi lebih realistis,” ujarnya, Minggu (31/8).
Hasan menambahkan, Persinga dan Ngawi FC sudah terbiasa bersaing di level provinsi bahkan hingga nasional.
Karena itu, jalur ke provinsi dianggap paling sesuai.
“Persinga tetap ikut serta, hanya saja langsung ke provinsi tanpa putaran kabupaten,” tegasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto