Jawa Pos Radar Ngawi – Aktivitas belajar-mengajar di empat sekolah sekitar kantor DPRD Ngawi dialihkan secara daring, Senin (1/9).
Keputusan itu diambil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi menyusul aksi demonstrasi di gedung dewan yang berpotensi mengganggu konsentrasi siswa.
Kepala Dikbud Ngawi, Sumarsono, menyebut kebijakan tersebut berlaku bagi SDN 1 Margomulyo, SDN 4 Karangtengah, SMPN 1, dan SMPN 2 Ngawi.
“Tidak libur, hanya pembelajaran daring sementara,” jelasnya, kemarin (1/9).
Ia menambahkan, keputusan itu diambil untuk mencegah kerumunan antar-jemput siswa di sekitar kantor DPRD.
“Aktivitas di sekitar gedung dewan bisa menimbulkan risiko bila ada hal yang tidak diinginkan. Jadi demi keselamatan siswa dan ketenangan belajar, KBM dialihkan online,” ujarnya.
Kebijakan KBM daring hanya berlaku sehari, namun bisa diperpanjang bila kondisi belum kondusif.
“Kalau situasi sudah aman, langsung kembali tatap muka seperti biasa,” pungkasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto