Jawa Pos Radar Ngawi – Harapan pedagang Pasar Beran memiliki pasar baru masih harus bersabar.
Rencana revitalisasi yang masuk proyek strategis nasional (PSN) sesuai Perpres 80/2019 belum ada kepastian realisasi.
Padahal, seluruh persyaratan teknis telah diselesaikan.
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengungkapkan, persyaratan teknis seperti dokumen analisis dampak lalu lintas (andalalin), dokumen perencanaan detail (DED), dan konsep gedung bangunan hijau (GBH) sudah tuntas.
“Progresnya masih menunggu dana dari pusat, apakah melalui DAK atau transfer daerah lainnya,” ujar Antok, sapaan akrabnya, kemarin (22/9).
Revitalisasi Pasar Beran diperkirakan menelan biaya Rp 21,8 miliar yang bersumber dari APBN.
Pemkab belum berani mengeksekusi proyek sebelum ada kepastian anggaran.
“Jangan sampai fasilitas sudah disiapkan, tetapi justru tidak sesuai dengan ekspektasi pusat,” tegasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto