Jawa Pos Radar Ngawi – Progres pembangunan Gedung Satreskrim Polres Ngawi belum sesuai harapan.
Hingga minggu ke-19, capaian fisik proyek baru 44,7 persen, tertinggal 14,4 persen dari target semestinya 59,2 persen.
’’Kami segera ambil langkah percepatan,’’ ujar Kabid Bina Konstruksi dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi, Yesi Widyarti, kemarin (9/10).
Yesi menjelaskan, pihaknya telah melakukan show cause meeting (SCM) sebagai langkah pengendalian kontrak.
Tujuannya memastikan kontraktor menunjukkan komitmen mempercepat pekerjaan.
’’Kami berikan waktu pembuktian dan lakukan evaluasi harian terhadap progres lapangan,’’ terangnya.
Saat ini, pengerjaan masih difokuskan pada pemasangan plafon, plester acian, dan pengecoran tangga, termasuk pekerjaan instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) serta pembuatan ground tank.
’’Area kerja yang sempit dan kebutuhan tambahan tenaga kerja menjadi salah satu kendala utama,’’ ungkap Yesi.
Pembangunan gedung ini merupakan hibah dari Pemkab Ngawi senilai Rp 8,7 miliar yang bersumber dari APBD 2025.
Proyek dikerjakan oleh CV Mari Bangun Nusantara dengan masa pelaksanaan 200 hari kalender di atas lahan berukuran 15,8 x 26 meter, tepat di samping masjid Polres Ngawi.
Bangunan dirancang tiga lantai dan diharapkan rampung sesuai jadwal.
’’Kami optimistis pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu, dengan kualitas tetap dijaga,’’ pungkas Yesi. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto