Jawa Pos Radar Madiun – Tahapan audisi Festival Dai Cilik Tingkat SMP/MTs resmi dimulai sejak Rabu (8/10).
Puluhan pendakwah muda dari berbagai daerah di Madiun saling unjuk kemampuan terbaik dalam menyampaikan pesan dakwah.
Senin (13/10) menjadi giliran peserta dari Kabupaten Ngawi untuk menunjukkan kemampuan ceramah mereka.
Setiap peserta diberi waktu selama lima menit untuk menyampaikan materi yang telah disiapkan dengan penuh semangat.
Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Anas Akmal Saputra dari SMPN 3 Kendal.
Ia membawakan ceramah bertajuk Belajar dari Kisah Nabi Muhammad: Tetap Semangat Walau Tidak Bisa Baca Tulis.
Dalam penyampaiannya, Anas mengajak para remaja untuk meneladani semangat Nabi Muhammad yang terus belajar dan berdakwah meski memiliki keterbatasan.
“Senang bisa ikut lomba ini, apalagi jadi satu-satunya perwakilan dari sekolah,” ungkap Anas dengan bangga usai tampil di depan dewan juri.
Audisi Festival Dai Cilik ini menghadirkan tiga juri dari kalangan praktisi public speaking, media, dan Kementerian Agama. Mereka menilai dari segi isi ceramah, penguasaan materi, dan cara penyampaian.
Peserta yang lolos seleksi akan melaju ke tahap berikutnya dan bersaing untuk masuk dalam 30 besar terbaik di babak grand final.
Ajang ini menjadi wadah penting untuk membentuk generasi muda yang berani berdakwah, berakhlak mulia, dan mampu menjadi inspirasi bagi teman sebayanya.
Direktur Jawa Pos TV Madiun Ockta Prana mengapresiasi 81 peserta audisi Festival Dai Cilik Tingkat SMP/MTs sederajat asal Ngawi. Jumlah peserta ini terbanyak se-Madiun Raya.
"Luar biasa antusias peserta event ini di Ngawi, kami ucapakan terima kasih support Mas Ony (Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Red) dan kepala kemenag Ngawi untuk kesuksesan dan kelancaran audisi," ujarnya.
Ockta Prana menambahkan Festival Dai Cilik rutin digelar Jawa Pos Radar Madiun dan Jawa Pos TV Madiun.
Event ini menjadi ruang dan wadah bagi talenta-talenta hebat dai/daiyah asal Kabupaten Ngawi agar lebih kompetitif.
"Terus belajar dan berkembang para peserta Festival Dai Cilik, semoga menjadi dai/daiyah hebat yang selalu istiqomah ke depannya," ujarnya. (ones-mg-PNM/naz)
Editor : Mizan Ahsani