Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Belajar Bijak dan Ikhlas dari Kisah Nabi Muhammad, Ceramah SMP Muhammadiyah 6 Ngawi di Festival Dai Cilik 2025

Mizan Ahsani • Senin, 13 Oktober 2025 | 22:02 WIB
Yamaha Filano.
Yamaha Filano.

Jawa Pos Radar Madiun – Tahapan audisi Festival Dai Cilik 2025 tingkat SMP/MTs resmi dimulai sejak Rabu (8/10).

Puluhan pendakwah muda dari Madiun dan sekitarnya unjuk kemampuan menampilkan ceramah terbaik mereka.

Pada Senin (13/10), giliran peserta dari Kabupaten Ngawi tampil di babak audisi.

Setiap peserta diberikan waktu lima menit untuk menyampaikan ceramah dengan lima tema pilihan yang telah disiapkan panitia.

Penilaian dilakukan oleh tiga juri berpengalaman dari praktisi public speaking, media, dan Kementerian Agama (Kemenag).

Salah satu peserta yang menonjol adalah Salsabila An-Nur Latifah dari SMP Muhammadiyah 6 Ngawi.

Salsabila An-Nur Latifah dari SMP Muhammadiyah 6 Ngawi
Salsabila An-Nur Latifah dari SMP Muhammadiyah 6 Ngawi

Ia membawakan ceramah berjudul “Belajar Bijak dan Ikhlas dari Kisah Nabi Muhammad.”

Dalam ceramahnya, Salsabila menekankan pentingnya belajar bersikap bijak, ikhlas, dan meneladani akhlak Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari sebagai remaja.

Salsabila berbagi kesannya usai tampil. “Dapat menambah wawasan lagi akan berbagai macam pidato,” ujarnya dengan antusias.

Dari seluruh peserta audisi, hanya 30 peserta terbaik yang akan dipilih untuk melaju ke babak grand final.

Festival Dai Cilik 2025 menjadi ajang yang tidak hanya mengasah kemampuan berdakwah, tetapi juga menumbuhkan karakter islami dan kepemimpinan bagi generasi muda sejak dini.

Direktur Jawa Pos TV Madiun Ockta Prana mengapresiasi 81 peserta audisi Festival Dai Cilik Tingkat SMP/MTs sederajat asal Ngawi.

Jumlah peserta ini terbanyak se-Madiun Raya. "Luar biasa antusias peserta event ini di Ngawi, kami ucapakan terima kasih support Mas Ony (Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Red) dan kepala kemenag Ngawi untuk kesuksesan dan kelancaran audisi," ujarnya.

Ockta Prana menambahkan Festival Dai Cilik rutin digelar Jawa Pos Radar Madiun dan Jawa Pos TV Madiun.

Event ini menjadi ruang dan wadah bagi talenta-talenta hebat dai/daiyah asal Kabupaten Ngawi agar lebih kompetitif.

"Terus belajar dan berkembang para peserta Festival Dai Cilik, semoga menjadi dai/daiyah hebat yang selalu istiqomah ke depannya," ujarnya. (ghiska-mg-pnm/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#ngawi #Festival Dai Cilik #SMP Muhammadiyah 6 Ngawi