Jawa Pos Radar Ngawi – Kabupaten Ngawi masih bebas rabies.
Namun, upaya pencegahan tetap digencarkan oleh pemkab.
Salah satunya melalui vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.
‘’Upaya preventif tetap harus dilakukan karena penularannya cepat sekali,’’ ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, kemarin (22/10).
Ony menjelaskan, masyarakat sering salah kaprah menganggap setiap gigitan anjing menularkan rabies.
‘’Penularan hanya terjadi jika anjingnya memang sudah terjangkit rabies,’’ terangnya.
Sebanyak 36 dokter hewan diterjunkan dalam kegiatan ini.
Sekitar 200 hewan peliharaan divaksin, terdiri dari anjing, kucing, dan satu ekor kera.
Meski primata bukan hewan peliharaan umum, vaksin tetap diberikan karena berpotensi menular jika sering berinteraksi dengan manusia.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (DPP) Ngawi Eko Yudo Nurcahyono menambahkan, kegiatan juga diikuti berbagai komunitas pecinta hewan seperti kelompok penyayang anjing dan kucing.
‘’Target kami 250 dosis vaksin, sejauh ini sudah terpakai sekitar 200,’’ ungkapnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto