Jawa Pos Radar Ngawi – Tiga hari dinyatakan hilang, Sri Wahyuni (53) akhirnya ditemukan selamat.
Warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, itu ditemukan dalam kondisi lemas di kebun tebu, Jumat (24/10) sekitar pukul 05.30.
Lokasinya hanya berjarak sekitar 300 meter dari titik awal pencarian.
Menantu korban, Handipi Pratama Wiranda, mengatakan bahwa mertuanya mengalami hipotermia setelah dua hari lebih tanpa makan dan kehujanan.
“Sekarang belum bisa diajak bicara, tapi sudah bisa makan dan minum sedikit,” ujarnya.
Sebelumnya, Sri Wahyuni dilaporkan hilang sejak Rabu (22/10).
Ia diduga tersesat saat hendak buang air di sungai yang berjarak sekitar 80 meter dari rumahnya.
Dugaan awal, korban hanyut terbawa arus.
Kapolsek Pitu AKP Basuki Rakhmad menjelaskan, korban ditemukan warga di area kebun tebu tidak jauh dari sungai.
“Kemungkinan besar tersesat. Saat ditemukan kondisinya lemas,” terangnya.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Pitu untuk menjalani perawatan medis.
Operasi pencarian oleh petugas gabungan yang dipimpin Koordinator Basarnas Unit Siaga Bojonegoro Nanang Pujo resmi dihentikan. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto