Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Harga Pangan Naik di Ngawi, Pasokan Beras SPHP Bulog Masih Terbatas

Asep Syaeful • Selasa, 11 November 2025 | 21:50 WIB
Aktivitas jual-beli bahan pokok di pasar murah salah satu wilayah di Ngawi. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI
Aktivitas jual-beli bahan pokok di pasar murah salah satu wilayah di Ngawi. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi — Musim hujan disertai cuaca ekstrem mulai berdampak pada distribusi bahan pokok di Kabupaten Ngawi.

Beberapa komoditas mencatat kenaikan harga akibat pasokan yang terganggu.

Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera merumuskan strategi memperkuat rantai pasok bahan pangan.

“Skema kerja sama lintas daerah,” ujar Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, Selasa (11/11).

Menurut Nilam, arus distribusi bahan pangan kerap terhambat saat musim penghujan.

Karena itu, kerja sama lintas daerah dinilai efektif menjaga ketersediaan stok sekaligus mencegah gejolak harga.

“Pemantauan akan dilakukan setiap pekan. Evaluasi dibahas dalam rapat TPID yang langsung terhubung dengan kementerian,” jelasnya.

DPPTK juga berkoordinasi dengan Polres Ngawi sebagai Satgas Pangan untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual bahan pokok di atas harga eceran tertinggi (HET).

Nilam mengungkapkan, pasokan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog masih terbatas.

“Stok di gudang belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, meski operasi pasar telah dilakukan di beberapa titik,” tuturnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#tpid #harga pangan #Pemkab Ngawi #inflasi daerah #bulog #musim hujan #kerja sama lintas daerah #Beras sphp #ngawi #dpptk ngawi #satgas pangan