Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kuota PTSL Ngawi Turun Drastis, Hanya 4.000 Bidang Tanah Tahun Ini

Asep Syaeful • Rabu, 12 November 2025 | 19:10 WIB
Petugas Kantor Pertanahan Ngawi memverifikasi bidang tanah dalam program PTSL. Tahun ini kuota sertifikasi turun drastis menjadi 4.000 bidang.
Petugas Kantor Pertanahan Ngawi memverifikasi bidang tanah dalam program PTSL. Tahun ini kuota sertifikasi turun drastis menjadi 4.000 bidang.

Jawa Pos Radar Ngawi – Kuota Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ngawi tahun ini menyusut tajam.

Jika sebelumnya sertifikasi tanah bisa mencapai 20 hingga 50 ribu bidang per tahun, kini targetnya hanya sekitar 4.000 bidang.

Penurunan signifikan ini terjadi karena efisiensi anggaran di tingkat pusat.

Kepala Kantor Pertanahan Ngawi Eksam Sodak menyebut kuota tahun depan juga tidak jauh berbeda.

“PTSL tahun ini hanya 4.000 bidang, tahun anggaran 2026 juga sama,” ujarnya, Rabu (12/11).

Meski demikian, Eksam tetap optimistis akan ada penambahan kuota di pertengahan tahun mendatang.

“Mudah-mudahan selesai di Juni dan dapat tambahan lagi, mungkin sekitar 20 ribu bidang,” harapnya.

Eksam menjelaskan, PTSL hanya menyasar tanah yang belum bersertifikat atau pendaftaran pertama kali.

Program ini tidak mencakup proses pemecahan, penggabungan, atau perubahan data.

“Proses pemecahan, penggabungan, atau perubahan data, tidak termasuk,” tegasnya.

Salah satu kendala percepatan program di Ngawi adalah keterbatasan data pemetaan.

Saat ini, baru sekitar 56 persen wilayah yang memiliki peta udara resolusi tinggi.

“Jika punya citra satelit dengan resolusi tinggi, maka pendaftaran tanah bisa lebih cepat,” tuturnya.

Eksam juga mendorong dukungan dari Pemkab Ngawi, terutama dalam pengadaan patok batas dan materai untuk keperluan administrasi.

“Itu bisa sangat membantu meringankan beban masyarakat,” pungkasnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#sertifikasi tanah #pendaftaran tanah #ngawi #efisiensi anggaran #PTSL Ngawi #BPN Ngawi