Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

73 Ribu Warga Ngawi Belum Terima BLT Kesra Rp 900 Ribu, Ini Penyebabnya

Asep Syaeful • Sabtu, 15 November 2025 | 04:30 WIB
Ilustrasi penyaluran BLT Kesra di Kabupaten Ngawi. Sebanyak 73 ribu jiwa masih menunggu pencairan bantuan.
Ilustrasi penyaluran BLT Kesra di Kabupaten Ngawi. Sebanyak 73 ribu jiwa masih menunggu pencairan bantuan.

Jawa Pos Radar Ngawi – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kabupaten Ngawi belum merata.

Puluhan ribu jiwa tercatat belum menerima bantuan Rp 900 ribu yang disalurkan pemerintah pusat melalui skema perlindungan sosial.

Kabid Jaminan Sosial Dinas Sosial Ngawi M. Turnawan menyebut pencairan tahap pertama mulai berlangsung sejak akhir Oktober.

Namun sebagian masyarakat belum menerima haknya.

‘’Pencairan tahap pertama berlangsung sejak akhir Oktober, tapi ada sebagian yang belum,’’ ujarnya, Jumat (14/11).

BLT Kesra diberikan kepada warga kategori desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di Ngawi terdapat sekitar 134 ribu jiwa masuk kelompok tersebut.

‘’Yang sudah menerima sekitar 61 ribu jiwa, yang belum sekitar 73 ribu,’’ terang Turnawan.

Salah satu kendala utama terkait kepemilikan kartu kesejahteraan sosial (KKS).

BLT Kesra telah masuk ke rekening penerima yang sudah memiliki KKS.

Sementara penerima non-KKS masih menunggu kejelasan teknis.

‘’Belum ada petunjuk teknis bagi yang belum punya KKS. Masih menunggu arahan dari pusat, apakah dibuatkan kartu baru atau disalurkan melalui pos,’’ jelasnya.

Dinsos berharap proses pencairan bagi penerima non-KKS dapat segera dilakukan agar warga berhak segera menikmati manfaat bantuan tersebut.

‘’Semoga segera cair, walau melalui pos. Sehingga tidak perlu membuka rekening,’’ pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#penerima non KKS #bantuan sosial Rp 900 ribu #BLT belum cair #BLT Kesra #penyaluran bansos #DTSEN desil 1 sampai 4 #ngawi #Dinsos Ngawi