Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Angka Stunting Ngawi Turun, tapi 1 dari 5 Balita Masih Alami Gagal Tumbuh

Asep Syaeful • Sabtu, 15 November 2025 | 23:50 WIB
Petugas kesehatan melakukan pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu wilayah Ngawi.  ILUSTRASI/JAWA POS RADAR NGAWI
Petugas kesehatan melakukan pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu wilayah Ngawi. ILUSTRASI/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Upaya penurunan stunting di Ngawi menunjukkan hasil positif.

Survei 2024 mencatat prevalensi hanya 11 persen, lebih rendah dibanding rata-rata Jawa Timur (14 persen) dan nasional (19 persen).

“Meski prevalensi menurun, stunting masih menjadi perhatian serius,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi Heri Nur Fahrudin, Sabtu (15/11).

Pendataan terbaru menyebut sekitar 300 balita di Ngawi masih masuk kategori stunting.

Kasusnya tersebar di seluruh kecamatan.

“Angka stunting masih tinggi karena satu dari lima balita mengalami stunting,” jelasnya.

Heri menyebut prevalensi stunting di Ngawi terus bergerak turun.

Dari 17 persen menjadi 14 persen, kemudian mencapai 11 persen pada 2024.

Penurunan bertahap itu merupakan hasil kerja kolaboratif tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan kader posyandu.

“Tren penurunan ini harus dijaga. Targetnya, akhir 2030 bisa satu digit,” terangnya.

Untuk mencapai target prevalensi di bawah 10 persen, dinkes menerapkan sejumlah strategi.

Mulai audit kasus stunting, penguatan rujukan ke dokter spesialis anak, hingga pembagian susu medis bagi balita stunting.

Balita dengan kondisi berat dirujuk ke rumah sakit, sementara ibu hamil mendapat pendampingan intensif.

“Intervensi tidak hanya untuk balita, tetapi juga ibu hamil melalui pemenuhan gizi dan edukasi keluarga. Harapannya stunting terus ditekan dan tidak ada lagi balita gagal tumbuh,” pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#gizi ibu hamil #penanganan stunting #Dinas Kesehatan Ngawi #audit stunting #ngawi #stunting ngawi #prevalensi stunting 2024 #balita stunting