Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Warga Tanam Pisang di Tengah Jalan, Begini Respons Pemdes Selopuro Ngawi

Asep Syaeful • Selasa, 18 November 2025 | 19:50 WIB
Penanganan darurat jalan rusak di Dusun Gemporapah, Selopuro, Pitu, dengan urugan batu dan tanah, kemarin (17/11). ULUL RUBIYATUN/JAWA POS RADAR NGAWI
Penanganan darurat jalan rusak di Dusun Gemporapah, Selopuro, Pitu, dengan urugan batu dan tanah, kemarin (17/11). ULUL RUBIYATUN/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Aksi warga Dusun Gemporapah, Desa Selopuro, yang menanam pohon pisang di tengah jalan rusak akhirnya membuat pemerintah desa turun tangan.

Sehari setelah unggahan aksi protes itu viral di media sosial, pemdes melakukan penanganan darurat dengan mengurug batu dan tanah di titik jalan yang becek, kemarin (17/11).

Sumiati, 50, warga setempat, mengaku lama menunggu perbaikan.

Dia membandingkan ruas di dusun lain yang telah dicor atau dipaving, sementara jalan di samping rumahnya tetap berlubang dan berlumpur.

Padahal, ruas tersebut menjadi jalur alternatif menuju Blora, Jawa Tengah, dan dilewati truk pasir, truk tebu, mobil hingga motor setiap hari.

‘’Seringnya truk muatan pasir dan tebu,’’ ungkapnya.

Masalah makin terasa saat musim hujan. Jalan tanah itu berubah menjadi kubangan karena air menggenang.

‘’Kalau hujan deras seperti sungai, jalannya tidak kelihatan,’’ ujarnya.

Kepala Desa Selopuro Sunarno membenarkan bahwa ruas yang dikeluhkan warga belum pernah diperbaiki.

Paving akan dipasang tahun depan.

Untuk sementara, pemdes melakukan penanganan darurat dengan pengurugan batu dan tanah. ‘’Pakai dana pribadi,’’ katanya.

Terkait aksi warga, Sunarno memahami keresahan tersebut.

Namun dia menyayangkan protes langsung diunggah ke media sosial tanpa komunikasi awal.

‘’Harapannya bisa disampaikan lebih dulu ke RT, kepala dusun, atau kami di pemdes,’’ ujarnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#jalan rusak ngawi #pohon pisang viral #Desa Selopuro #perbaikan jalan #pemdes ngawi #ngawi #Gemporapah #protes warga Ngawi