Jawa Pos Radar Ngawi – Empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya Desa Karangbanyu, Widodaren, Selasa (18/11) sekitar pukul 05.00.
Insiden itu membuat dua sopir mengalami luka serius dan kendaraan ringsek di beberapa bagian.
Kronologi bermula saat truk Isuzu N 8695 UT yang dikemudikan Tatok, 36, warga Pasuruan, melaju dari timur ke barat.
Tepat di belakangnya, truk tronton boks L 9218 UB dikemudikan Hendra Agung Prabowo, 41, warga Probolinggo.
Di barisan ketiga ada Isuzu Elf K 7334 NY dengan sopir Suwardi, 66, warga Desa Kedunggudel, Widodaren.
Saat rangkaian kendaraan itu melaju, dari arah berlawanan datang truk Hino S 8398 NK yang dikemudikan Ruswadi, 36, warga Rembang.
Pada momen itulah kecelakaan terjadi.
“Menurut keterangan saksi di lokasi, truk yang dikemudikan Tatok mengambil haluan terlalu ke kanan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Ipda Agus Harianto.
Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan.
Truk yang dikemudikan Tatok bertabrakan langsung dengan truk Hino dari arah berlawanan.
Benturan keras itu disusul tabrakan beruntun oleh dua kendaraan di belakangnya.
“Dua truk di belakang Tatok menabrak beruntun,” terang Agus.
Dampaknya, dua pengemudi mengalami luka cukup serius.
Tatok mengalami nyeri kaki kanan dan luka lecet di kaki kiri.
Sementara Suwardi juga mengeluhkan nyeri pada kaki kanan.
“Dua korban dalam keadaan sadar, dibawa ke Puskesmas Kauman untuk perawatan,” pungkas Agus. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto