Jawa Pos Radar Ngawi – Harapan pengguna lapangan basket dan futsal Alun-Alun Merdeka Ngawi akhirnya terjawab.
Dua fasilitas umum yang rusak sejak 2023—yakni toilet dan ruang ganti di sisi barat serta gudang di sisi kiri lapangan—dipastikan masuk program perbaikan tahun depan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi (Disparpora), Wiwien Purwaningsih, menyebut perbaikan akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
“Tahun lalu dan tahun ini kami terkena efisiensi anggaran, jadi perbaikan dilakukan tahun depan,” ujarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi bangunan sangat memprihatinkan.
Seperti genteng melorot, cat dinding mengelupas, pintu gudang berlubang, lantai kotor bercampur tanah dan gudang penuh tumpukan kursi rusak.
Wiwien menjelaskan dua fasilitas tersebut akan masuk agenda rehabilitasi alun-alun secara bertahap.
“Masuk agenda perbaikan DPUPR, karena tahun depan juga ada perbaikan trotoar keliling Alun-Alun,” katanya.
Kerusakan bangunan disebut terjadi akibat usia pakai yang sudah terlalu lama.
Disparpora mengimbau masyarakat menjaga fasilitas agar tidak makin rusak.
“Mari kita jaga kebersihannya dan jangan vandalisme,” pintanya.
Kondisi fasum yang terbengkalai ini langsung dirasakan para remaja yang rutin beraktivitas di lapangan basket.
Satya Aji Wicaksono, 14, mengaku harus mencari toilet lain yang lebih layak.
“Biasanya saya ke toilet pojok sisi selatan lapangan,” ungkapnya.
Satya yang sudah menggunakan lapangan sejak kelas 6 SD berharap perbaikan segera dilakukan agar tidak membahayakan pengunjung.
“Tolong segera diperbaiki, supaya tidak ada musibah,” harapnya. (ululrubiyatun/sae/her)
Editor : Hengky Ristanto