Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tekan Inflasi dan Genjot Ekonomi, Pemkab Ngawi Kerahkan Tiga Tim Sekaligus

Asep Syaeful • Rabu, 3 Desember 2025 | 17:00 WIB
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono membuka High Level Meeting TPID, TP2DD, dan TP2ED sebagai forum penyusunan kebijakan terpadu pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi daerah. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono membuka High Level Meeting TPID, TP2DD, dan TP2ED sebagai forum penyusunan kebijakan terpadu pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi daerah. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi memperkuat strategi pengendalian inflasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi melalui High Level Meeting (HLM) tiga tim sekaligus: TPID, TP2DD, dan TP2ED.

Forum yang digelar Bagian Perekonomian Setda Ngawi, Selasa (2/12), menjadi wadah kolaboratif untuk menyusun arah kebijakan terpadu lintas sektor.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, didampingi Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko, Sekda Mokh. Sodiq Triwidiyanto, jajaran Forkopimda, serta seluruh perangkat daerah.

Ony menegaskan bahwa stabilitas harga komoditas menjadi fokus utama, mengingat Ngawi merupakan daerah penyangga pangan nasional.

Komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang merah, dan telur disebut rawan fluktuasi.

“Forum ini ruang merumuskan langkah konkret pengendalian inflasi. Kuncinya pada kemandirian dan kedaulatan pangan,” ujarnya.

Pemkab juga menyiapkan pemetaan wilayah produksi yang lebih presisi untuk memperkuat pasokan komoditas dari dalam daerah.

Dengan demikian, ketergantungan pada pasokan luar dapat ditekan, sehingga harga lebih stabil.

Selain stabilisasi harga, digitalisasi transaksi juga menjadi perhatian melalui TP2DD.

Pemkab ingin UMKM makin mudah mengakses layanan perbankan, memperluas pembayaran digital, dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Produksi kuat, distribusi lancar, transaksi terdigitalisasi, dan perbankan masuk—itu fondasi ekonomi masyarakat yang kokoh,” tegas Ony.

Dari sisi investasi, Ngawi menunjukkan capaian menggembirakan.

Hingga triwulan III 2025, realisasinya mencapai Rp 2,5 triliun, melampaui target RPJMD.

Capaian tersebut mencerminkan tumbuhnya kepercayaan investor sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Ony berharap sinergi TPID, TP2DD, dan TP2ED mampu menjaga inflasi tetap terkendali, memperkuat ekonomi kerakyatan, mendorong investasi, serta menghadirkan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#TP2ED Ngawi #UMKM digital Ngawi #Bupati Ony Anwar Harsono #inflasi ngawi #tpid ngawi #TP2DD Ngawi #investasi ngawi #ngawi #ekonomi ngawi #digitalisasi transaksi Ngawi #HLM Ngawi #stabilitas harga komoditas