Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Libur Sekolah, Siswa SMPN 2 Ngawi Tetap Datang Ambil MBG

Asep Syaeful • Kamis, 25 Desember 2025 | 17:00 WIB
Sejumlah siswa SMPN 2 Ngawi datang ke sekolah meski libur, untuk mengambil jatah Makan Bergizi Gratis (MBG), kemarin (24/12). (JAWA POS RADAR NGAWI)
Sejumlah siswa SMPN 2 Ngawi datang ke sekolah meski libur, untuk mengambil jatah Makan Bergizi Gratis (MBG), kemarin (24/12). (JAWA POS RADAR NGAWI)

Jawa Pos Radar Ngawi – Saat sebagian besar siswa menikmati libur sekolah di rumah, Prima, siswa kelas VIII SMPN 2 Ngawi, justru kembali ke sekolah bersama ratusan siswa lainnya.

Mereka datang lengkap berseragam untuk mengambil jatah program Makan Bergizi Gratis (MBG), kemarin (24/12).

Prima harus menempuh jarak lebih dari 15 kilometer dari rumahnya di Desa/Kecamatan Kedunggalar menuju SMPN 2 Ngawi.

Perjalanan itu dilakoninya demi mendapatkan MBG yang tetap dibagikan meski kalender akademik tengah memasuki masa liburan.

Kemarin, suasana SMPN 2 Ngawi tampak ramai.

Sejumlah siswa datang silih berganti untuk mengambil jatah MBG.

Prima mengaku senang bisa kembali ke sekolah meski sedang libur.

Selain mendapatkan MBG, dia juga dapat bertemu teman-temannya.

Namun, kehadirannya ke sekolah tidak tanpa konsekuensi.

Dia harus diantar orang tuanya yang seharusnya berangkat kerja lebih awal.

“Harusnya orang tua bisa langsung berangkat kerja, tapi harus nganterin saya dulu,” ungkapnya.

Meski demikian, Prima tidak keberatan. Dia bahkan memiliki harapan terkait menu MBG yang dibagikan.

Selama ini, MBG diterimanya dalam bentuk makanan basah. Menurutnya, menu kering lebih praktis.

“Kalau kering kan kalau nggak habis bisa dibawa pulang, kalau basah nggak bisa,” katanya.

Wakil Kepala SMPN 2 Ngawi Arif Rachman membenarkan bahwa pembagian MBG tetap berlangsung selama libur sekolah.

Pendistribusian dilakukan satu kali dalam sepekan dengan menu kering.

Dia menegaskan, tidak ada kewajiban bagi siswa untuk datang langsung ke sekolah.

“Tidak ada paksaan. Kalau siswa tidak mau datang, bisa diwakilkan orang tua. Yang penting MBG tetap tersalurkan,” jelasnya.

Menurut Arif, sejauh ini pembagian MBG di masa libur sekolah berjalan lancar tanpa kendala.

Tidak ada keluhan dari guru maupun orang tua siswa.

“Selama semua pihak setuju, kami hanya mendukung program dari pemerintah,” tegasnya.

Arif menambahkan, selama libur sekolah tetap ada jadwal piket siswa.

Bagi siswa yang mendapat giliran piket bertepatan dengan hari distribusi MBG, mereka dapat sekaligus mengambil jatah makanan.

Namun, ia menyarankan agar ke depan mekanisme distribusi dibuat lebih fleksibel.

“Kalau bisa, MBG diantarkan langsung ke rumah siswa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menilai pelaksanaan MBG di masa libur sekolah perlu disesuaikan dengan kondisi siswa.

Saat libur, siswa berada di lingkungan keluarga, bukan di sekolah.

“Tapi secara prinsip pihaknya mengikuti arahan dan regulasi dari pemerintah pusat,” terangnya. (sae/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Makan Bergizi Gratis #pendidikan jawa timur #libur sekolah #program pemerintah #MBG Ngawi #ngawi #smpn 2 ngawi