Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Seleksi Perangkat Desa Jenggrik Ngawi, 23 Peserta Rebutkan Posisi Kaur Perencanaan dengan Sistem CAT

Satrio Jati • Selasa, 30 Desember 2025 | 17:49 WIB

 

TES PERANGKAT DESA: Peserta seleksi perangkat desa Jenggrik tengah mengikuti ujian yang dilaksanakan di SMAN 2 Ngawi beberapa waktu lalu.
TES PERANGKAT DESA: Peserta seleksi perangkat desa Jenggrik tengah mengikuti ujian yang dilaksanakan di SMAN 2 Ngawi beberapa waktu lalu.

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Desa (Pemdes) Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, tidak main-main dalam mencari amunisi baru untuk melengkapi struktur pemerintahan desa.

Sebanyak 23 peserta mengikuti ujian seleksi perangkat desa yang digelar secara ketat dan transparan di SMAN 2 Ngawi, Jumat (26/12) lalu.

Kepala Desa Jenggrik, Suparni, mengungkapkan bahwa seleksi ini bertujuan mengisi formasi strategis, yakni Kaur Perencanaan.

Para peserta diwajibkan menjalani ujian berbasis komputer (Computer Assisted Test/CAT) serta uji praktik pengoperasian program Microsoft Office.

"Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar. Meski ada tiga peserta mengundurkan diri karena alasan tertentu, tidak menjadi kendala karena kuota pelamar sudah terpenuhi," ujar Suparni.

Transparansi Harga Mati

Suparni menegaskan, penggunaan sistem CAT dan kerja sama dengan lembaga pendidikan sebagai penyusun soal bukan tanpa alasan.

Ia ingin memastikan proses seleksi bersih dari nepotisme dan praktik "titipan".

"Daftar nilai peserta dipublikasikan agar bisa saling membandingkan secara objektif. Dengan CAT, nilai langsung muncul setelah tes selesai, sehingga meminimalisir manipulasi," tegasnya.

Jika masih menggunakan cara manual, proses koreksi rawan dicurigai.

Namun dengan sistem digital ini, kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola desa dapat terbangun dengan baik.

Lebih jauh, Suparni menilai bahwa rekrutmen perangkat desa saat ini bukan sekadar formalitas administratif.

Desa zaman now mengelola anggaran besar dan memiliki tanggung jawab pelayanan publik yang kompleks.

Oleh karena itu, posisi Kaur Perencanaan dianggap sebagai "otak" di balik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

"Kami butuh SDM yang mumpuni untuk menyusun skala prioritas pembangunan," sebutnya.

"Mereka tidak hanya bekerja berdasarkan rutinitas, tapi mampu membuat terobosan, melihat potensi seperti BUMDes atau wisata desa untuk menambah Pendapatan Asli Desa," imbuhnya.

Harapannya, peserta yang lolos seleksi ini adalah individu kompeten yang siap dilantik dan langsung tancap gas bekerja demi kesejahteraan warga Jenggrik. (rio/naz/)

Editor : Mizan Ahsani
#perangkat desa #pemerintah desa #Pemdes #SMAN 2 #ngawi #seleksi