Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pikap Alami Rem Blong hingga Tabrak Rumah di Ngawi, Tiga Orang Tewas

Asep Syaeful • Jumat, 2 Januari 2026 | 21:03 WIB
LAKA MAUT: Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi–Sine, Desa Girikerto, Sine, Kamis (1/1), melibatkan pikap wisatawan yang diduga mengalami rem blong dan menewaskan tiga orang.
LAKA MAUT: Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi–Sine, Desa Girikerto, Sine, Kamis (1/1), melibatkan pikap wisatawan yang diduga mengalami rem blong dan menewaskan tiga orang.

Jawa Pos Radar Ngawi – Petaka menimpa rombongan wisatawan yang menumpangi mobil pikap asal Sragen.

Kendaraan yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi–Sine, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kamis (1/1).

Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Rombongan wisatawan itu menumpangi pikap Toyota Kijang bernopol AE 1213 KK yang dikemudikan Robert (60), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi.

Saat kejadian, rombongan baru pulang berwisata dari Kebun Teh Jamus.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika menjelaskan, kecelakaan diduga dipicu kegagalan sistem pengereman kendaraan.

“Penumpang berada di bak belakang. Diduga kendaraan mengalami rem blong saat melintas di turunan,” ujarnya.

Akibat rem tidak berfungsi, pikap melaju dengan kecepatan tinggi dan tak terkendali.

Kendaraan tersebut kemudian menerjang empat sepeda motor dari arah berlawanan.

Korban pertama adalah Honda Beat S 5073 JW yang dikendarai Tyas Budiarti (17), warga Desa Girikerto, berboncengan dengan Fanina Dwi Noviana (17) asal Surabaya.

Selanjutnya, pikap menghantam Honda PCX AD 4904 CAE milik Beni Widya Nugroho (23), warga Kecamatan Tangen, Sragen.

Pikap juga menabrak Honda Supra X AE 6191 JAA serta satu unit sepeda motor bernopol AE 4392 KL yang terparkir di halaman rumah Supar (55), warga Desa Girikerto.

Benturan keras membuat sebagian bangunan rumah korban ikut rusak sebelum akhirnya pikap berhenti.

“Total korban tiga orang meninggal dunia, dua mengalami luka berat, dan enam lainnya luka ringan,” jelas Yuliana.

Tiga korban tewas masing-masing Tri Yana (35), warga Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, serta Welas (45), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, yang merupakan penumpang pikap.

Korban meninggal lainnya adalah Fanina Dwi Noviana (17), pembonceng sepeda motor yang tertabrak.

Seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Ngrambe untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#kecelakaan wisatawan #rem blong pikap #polres ngawi #Jalan Ngawi Sine #ngawi #kecelakaan ngawi #laka lantas Ngawi Sine #kecelakaan maut awal tahun