Jawa Pos Radar Ngawi – Antusiasme wisatawan di akhir libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) justru memuncak di Taman Wisata Tawun, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, kemarin (4/1).
Lebih dari tiga ribu pengunjung memadati kawasan wisata tersebut.
Lonjakan wisatawan dipicu gelaran rutin Pasar Djadoel Ahad Legi yang menjadi magnet utama.
Padatnya pengunjung bahkan menyebabkan kemacetan kendaraan hingga lebih dari satu kilometer menuju area wisata.
Antrean panjang juga terjadi di pintu masuk serta loket tiket.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi, Wiwien Purwaningsih, mengaku lonjakan pengunjung di luar prediksi.
“Saya sempat memperkirakan Pasar Djadoel Ahad Legi akan sepi karena sudah di penghujung libur. Ternyata justru melebihi ekspektasi,” ujarnya.
Tingginya jumlah wisatawan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi pedagang.
Sejumlah lapak bahkan kehabisan dagangan lebih cepat dari biasanya. Meski demikian, arus wisatawan tetap mengalir hingga siang hari.
“Banyak pedagang jualannya sudah habis, tapi pengunjung masih terus berdatangan. Bahkan cukup banyak yang datang dari luar Ngawi,” tambah Wiwien.
Pasar Djadoel Ahad Legi yang digelar setiap pasaran Jawa Ahad Legi itu kini telah dikenal luas lintas daerah.
Pada tahun lalu, agenda ini bahkan meraih penghargaan sebagai salah satu inovasi sosial terinovatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Wiwien berharap ikon wisata budaya tersebut terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai agenda unggulan Kabupaten Ngawi.
“Semoga Pasar Djadoel Ahad Legi tetap lestari dan semakin kuat menarik wisatawan dari berbagai daerah,” pungkasnya. (sae/her)
Editor : Hengky Ristanto