Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk mempercantik wajah Alun-Alun Ngawi tahun ini.
Penataan difokuskan pada trotoar yang mengelilingi kawasan alun-alun sebagai ruang aman bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Wiwien Purwaningsih mengatakan, pembangunan trotoar menjadi prioritas utama.
Selain memperindah kawasan, fasilitas tersebut juga ditujukan untuk mendukung aktivitas olahraga warga, khususnya jogging.
“Selama ini masyarakat berolahraga di badan jalan. Itu berbahaya. Dengan trotoar yang memadai, aktivitas bisa lebih aman,” ujarnya, kemarin (5/1).
Menurut Wiwien, penataan ini sekaligus menjawab kebutuhan ruang publik yang nyaman dan ramah bagi semua kalangan.
Apalagi, Alun-Alun Ngawi dikenal sebagai salah satu alun-alun terluas di Jawa Timur dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Selain trotoar, Pemerintah Kabupaten Ngawi juga merencanakan perbaikan tiga lapangan olahraga.
Yakni lapangan basket, futsal, dan tenis. Bangunan kafe di pojok timur alun-alun turut masuk daftar revitalisasi.
“Pemerintah ingin menyediakan fasilitas yang lebih representatif sekaligus mempercantik wajah pusat kota,” tambah Wiwien.
Terpisah, Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPR Ngawi Yesi Widiyarti menyampaikan bahwa total anggaran penataan alun-alun mencapai sekitar Rp 20 miliar.
Saat ini, proses administrasi tengah disiapkan sebelum masuk tahap lelang.
“Target kami lelang bisa dilakukan lebih awal, sekitar akhir Januari,” ujarnya.
Dengan penataan tersebut, pemkab berharap Alun-Alun Ngawi semakin fungsional sebagai ruang publik, pusat olahraga, sekaligus ikon kota yang nyaman dan aman bagi masyarakat. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto