Jawa Pos Radar Ngawi – Jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Ngawi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 melonjak tajam.
Data Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi mencatat total kunjungan mencapai 148.952 wisatawan, naik 24 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang berada di angka 119.749 pengunjung.
Kepala Bidang Pariwisata Disparpora Ngawi, Satria Eka Widhiarsa, menyebut kenaikan tersebut setara tambahan 29.203 pengunjung.
Data dihimpun dari 22 destinasi wisata (DTW) selama periode 21 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.
“Secara keseluruhan ada kenaikan yang cukup signifikan, terutama pada destinasi wisata yang menyelenggarakan acara atau event khusus,” ujar Satria.
Berdasarkan rekap Disparpora, lima destinasi wisata dengan kunjungan tertinggi selama Nataru 2025/2026.
Antara lain, Sumber Koso dengan 19.269 pengunjung, disusul Taman Wisata Tawun (14.978 pengunjung), Srambang Park (13.810), Jahe Klenting (11.619), serta Benteng Van Den Bosch yang dikunjungi 11.478 wisatawan.
“Puncak kunjungan terjadi pada 1 Januari 2026 dengan total 25.579 wisatawan dalam satu hari,” terangnya.
Menariknya, terjadi pergeseran tren kunjungan. Destinasi yang biasanya mendominasi seperti Srambang Park harus turun ke posisi ketiga, tergeser Sumber Koso.
Sementara Kebun Teh Jamus, yang biasanya masuk lima besar, justru mengalami penurunan kunjungan.
Menurut Satria, faktor utama lonjakan pengunjung adalah adanya event penyerta di destinasi wisata.
Salah satunya di Sumber Koso yang menggelar Pasar Jajan Ae, sehingga menarik minat wisatawan.
“Destinasi yang ada acaranya terlihat ramai, sementara yang tidak ada event cenderung sepi. Polanya seperti itu,” jelasnya.
Meski tanpa banyak event besar, Benteng Van Den Bosch tetap mencatat angka kunjungan cukup tinggi.
Ke depan, Disparpora Ngawi akan mendorong pengelola destinasi lebih aktif menggelar kegiatan kreatif sebagai magnet wisatawan.
“Promosi dan event terbukti efektif meningkatkan kunjungan. Ini jadi bahan evaluasi penting untuk pengembangan pariwisata Ngawi ke depan,” pungkasnya. (sae/her)
Editor : Hengky Ristanto