NGAWI – Perjalanan Persinga Ngawi menuju target naik kasta belum selesai.
Meski menelan kekalahan 2-0 dari tuan rumah Persenga Nganjuk, Laskar Alas Ketonggo tetap memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga 4 Jawa Timur.
Pada laga pamungkas Grup LL yang digelar di Stadion Anjuk Ladang, Nganjuk, Sabtu (25/1), Persinga Ngawi tampil dengan komposisi berbeda.
Sejumlah pemain inti dicadangkan. Di antaranya striker Rizky Sena, kapten tim Dwi Cahyono, serta penjaga gawang Akmal Santoso.
Kebuntuan pertandingan baru pecah pada menit ke-71. Persenga membuka keunggulan melalui sundulan Kristiyono.
Keunggulan tuan rumah kemudian dipastikan Gedhong Tangguh Pambudi lewat eksekusi penalti pada menit ke-84. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.
Hasil tersebut membuat Persinga Ngawi finis sebagai runner-up Grup LL, sementara Persenga Nganjuk keluar sebagai juara grup.
Meski kalah, hasil ini tidak memengaruhi kelolosan kedua tim yang sama-sama telah mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Manajemen Persinga menilai laga tersebut menjadi bagian dari strategi tim.
Salah satu manajemen Persinga Ngawi, Zainul Thohar, menyebut pertandingan pamungkas justru dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi, khususnya dalam pengelolaan stamina pemain.
“Rotasi sengaja kami lakukan untuk menjaga kondisi pemain. Fokus kami sekarang adalah babak delapan besar, perjalanan Persinga naik kasta belum selesai,” ujarnya.
Persaingan dipastikan semakin ketat di fase delapan besar.
Dari delapan tim yang lolos, hanya tujuh klub yang diproyeksikan melaju ke Liga 4 Nasional.
Artinya, peluang tersingkir masih terbuka dan setiap pertandingan menjadi krusial.
“Yang terpenting sekarang adalah lolos di setiap fase berikutnya. Kami harus konsisten,” tegas Zainul.
Adapun delapan tim yang lolos ke babak delapan besar Liga 4 Jawa Timur adalah Pasuruan United, Persepam Pamekasan, Persid Jember, PS Mojokerto Putra, Persikoba Batu, Tripel S Kediri, Persenga Nganjuk, dan Persinga Ngawi. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto