Jawa Pos Radar Madiun – Gelaran audisi Festival Dai Cilik (Pildacil) besutan Jawa Pos Radar Madiun di wilayah Kabupaten Ngawi, Senin (2/2), berlangsung semarak.
Puluhan talenta muda dari berbagai sekolah unjuk gigi menampilkan kemampuan dakwah terbaik mereka.
Salah satu penampilan yang sukses mencuri perhatian dewan juri dan hadirin datang dari Humaira Khoirotun Nisa.
Siswi asal MIN 3 Ngawi ini tampil percaya diri membawakan tema "Ramadan Ceria, Belajar Puasa dengan Gembira".
Dalam tausiahnya, Humaira tidak hanya sekadar menghafal materi, namun mampu menyampaikan pesan mendalam dengan gaya yang renyah khas anak-anak.
Ia menekankan bahwa esensi puasa jauh melampaui sekadar menahan lapar dan dahaga.
"Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sarana untuk memahami makna kesabaran dan keikhlasan sejak usia dini," ujar Humaira dalam penyampaiannya.
Tips Mengalihkan Lapar dan Haus
Humaira juga membagikan tips praktis bagi teman sebayanya agar kuat menjalani puasa.
Menurutnya, rasa lapar dapat dialihkan dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur’an, sementara rasa haus bisa diatasi dengan memperbanyak zikir dan doa.
Ia mengingatkan bahwa Allah SWT telah menjanjikan pahala besar bagi hamba-Nya yang ikhlas menjalankan ibadah ini.
Tak hanya soal ibadah vertikal (habluminallah), materi dakwah Humaira juga menyoroti aspek sosial (habluminannas).
Ia mengajak hadirin menyadari nilai kepedulian sosial dalam ibadah puasa.
"Puasa mengajarkan pentingnya berbagi dengan sesama, karena kebahagiaan sejati lahir ketika seseorang mampu memberi dan peduli," tuturnya.
Menutup penampilannya yang memukau, Humaira mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perbaikan diri.
"Mari kita menjalani ibadah puasa dengan penuh semangat dan kegembiraan, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan menambah amal kebaikan," pungkasnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani