Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan berkelas dan penuh penghayatan disuguhkan oleh Viky Ariando dalam audisi Festival Dai Cilik wilayah Ngawi, Senin (2/2).
Siswa SDN Pitu 2 ini tampil necis dengan balutan busana yang eye-catching. Mengenakan sarung batik putih yang dipadukan dengan jas hitam dan kopiah hitam, Viky terlihat sangat percaya diri di atas panggung.
Membawakan tema "Ramadan Bulan Berbagi dan Saling Menyayangi", Viky memiliki vokal yang patut diacungi jempol.
Suaranya terdengar bagus dan lantang, didukung ekspresi wajah yang penuh penghayatan, membuat pesan dakwahnya terasa kuat menyentuh hati audiens.
Baca Juga: Buka Tausiah dengan Lagu, Gaya Lucu Halima dari MIS Tahfidz Madinatul Huffadz Cairkan Suasana
Kisah Teladan Sayidina Ali
Dalam tausiahnya, Viky mengutip hadis Rasulullah SAW tentang kemuliaan bersedekah di bulan Ramadan. Ia menekankan bahwa sedekah tidak melulu soal harta benda yang mewah.
"Sedekah tidak harus diwujudkan dalam bentuk besar atau mewah, melainkan bisa dimulai dari hal sederhana seperti senyum yang tulus," ujarnya.
Untuk memperkuat pesannya, Viky menceritakan kisah inspiratif tentang keteladanan Sayidina Ali yang rela berbagi meski hanya memiliki satu buah delima bersama istrinya.
Menurut Viky, kisah tersebut adalah gambaran nyata ciri orang bertakwa, yang menjadi tujuan utama ibadah puasa.
Menyanyi Tembang Jawa
Momen paling menarik terjadi ketika Viky menyelipkan sebuah lagu berbahasa Jawa di tengah penampilannya.
Tembang tersebut berisi pesan mendalam tentang ketakwaan, keikhlasan, serta keyakinan bahwa berbagi tidak akan membuat seseorang jatuh miskin.
Penampilan Viky yang variatif dan menyentuh ini ditutup dengan ajakan untuk saling menyayangi, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin di lokasi audisi. (*)
Editor : Mizan Ahsani