Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Anggaran Angkutan Sekolah Gratis Ngawi Rp 407 Juta, Sopir Dapat Rp 150 Ribu per Hari

Asep Syaeful • Minggu, 8 Februari 2026 | 11:00 WIB
PROGRAM PUSAT: Angkutan sekolah gratis di Ngawi tahun ini masih berjalan seperti tahun lalu dan melayani pelajar di sejumlah rute utama. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI
PROGRAM PUSAT: Angkutan sekolah gratis di Ngawi tahun ini masih berjalan seperti tahun lalu dan melayani pelajar di sejumlah rute utama. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Program angkutan sekolah gratis (ASG) di Ngawi dipastikan tetap berjalan tahun ini.

Meski pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi, pemkab tetap mempertahankan program antar jemput pelajar tersebut karena dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi Anang Heri Prabowo mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan 15 armada angkutan yang melayani tiga rute utama.

Yakni Ngawi–Sidowayah, Ngawi–Geneng, dan Ngawi–Paron.

Setiap armada melayani penjemputan siswa pada pagi hari, lalu mengantar pulang pada siang hari.

Para sopir mendapatkan uang pengganti Rp 75 ribu setiap perjalanan.

“Dalam sehari sopir melakukan dua kali perjalanan, total yang diterima mencapai Rp 150 ribu per hari,” katanya, Minggu (8/2).

Dishub menyiapkan pagu anggaran Rp 407 juta untuk program ASG tahun ini.

Namun, dana tersebut diperkirakan hanya cukup hingga September 2026.

“Untuk menutup kebutuhan operasional tiga bulan terakhir, kami berencana mengajukan tambahan di perubahan APBD 2026,” ujarnya.

Menurutnya, program ASG tetap dipertahankan karena banyak pelajar menggantungkan transportasi sekolah pada layanan tersebut.

Selain gratis, angkutan sekolah juga dinilai lebih aman dibanding siswa mengendarai sepeda motor sendiri.

“Orang tua jauh lebih tenang, karena tidak naik motor sendiri,” ujarnya.

Program itu juga berdampak positif bagi sopir angkutan.

Di tengah menurunnya jumlah penumpang karena banyak warga beralih kendaraan pribadi, ASG membantu menjaga penghasilan para sopir.

“Para sopir juga sangat terbantu dengan program ini,” imbuhnya.

Selain angkutan umum, Dishub Ngawi juga mengoperasikan dua bus sekolah untuk rute Ngawi–Kwadungan dan Ngawi–Pangkur yang kini minim angkutan.

Untuk dua bus tersebut, Dishub hanya menganggarkan biaya operasional bahan bakar.

“Kami berharap kebutuhan transportasi pelajar tetap terpenuhi sekaligus membantu keberlangsungan usaha para sopir angkutan di Ngawi,” pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#bus sekolah ngawi #transportasi pelajar #anggaran Rp 407 juta #Dishub Ngawi #ASG Ngawi #angkutan sekolah gratis Ngawi #ngawi #efisiensi anggaran