Jawa Pos Radar Ngawi – Lantai dua Pasar Besar Ngawi (PBN) tampak sepi. Ratusan kios dan los tutup tidak beroperasi.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum mengatakan, total ada 1.196 kios dan los di PBN.
Sebanyak 930 aktif. Sedangkan 266 tidak beroperasi.
’’Total ada 1.196 kios dan los, sebanyak 930 aktif dan 266 tidak beroperasi,’’ katanya kemarin (9/2).
Nilam menyebut, pihaknya sudah berulang kali melakukan sosialisasi agar kios dimanfaatkan untuk berjualan.
Sebab, ditemukan sejumlah kios yang tutup ternyata digunakan sebagai gudang.
Umumnya, pemilik memiliki lebih dari satu kios.
"Dari dinas sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada pedagang pasar besar, terutama pemilik kios, agar digunakan untuk berjualan. Namun kenyataannya, kios tersebut justru dipergunakan sebagai gudang. Sehingga terkesan tutup, padahal ada isinya," ujarnya.
DPPTK akan terus melakukan pendataan sekaligus mendorong optimalisasi kios yang tidak difungsikan.
Kios yang dipakai gudang akan diupayakan kembali dibuka sesuai peruntukan.
Sementara kios yang benar-benar kosong akan ditawarkan kepada pedagang lain.
"Tapi kalau ada kios yang masih kosong, akan kita tawarkan kepada pedagang lain," jelasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto