Jawa Pos Radar Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi kilometer 566, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kamis (12/2).
Bus double decker Indorent bernopol B 7107 TGE rute Jakarta–Malang terguling ke parit setelah menabrak truk bok bernopol B 9503 PXV sekitar pukul 04.30.
Seorang pramugari bus tewas di lokasi kejadian.
Sementara 32 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika mengatakan, seluruh korban luka berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RS At Tin Husada serta RS Widodo.
Rata-rata korban mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki akibat benturan keras.
Sedangkan korban meninggal dunia diketahui bernama Naura Rindha Cantika, 21, warga Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar
. “Jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum,” terang Yuliana.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, bus dikemudikan Achmad Fajrin Dermawan, 35, warga Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.
Saat kejadian bus membawa sekitar 30 penumpang, seorang sopir cadangan, dan satu pramugari.
Bus melaju dari barat ke timur menuju Kota Malang.
Diduga kecelakaan bermula saat bus berusaha mendahului bus lain dari lajur kiri tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya.
Naas, di depan bus ada truk bok yang dikemudikan Pujianto, 35, warga Desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
Tabrakan belakang tak terhindarkan. Akibatnya bus terguling ke parit di pinggir tol.
Pramugari yang duduk di sisi kiri depan bus meninggal dunia karena luka berat setelah benturan keras. Bagian kiri bus juga ringsek.
“Dugaannya sopir lalai tidak memperhatikan arus lalu lintas saat menyalip,” terangnya.
Salah satu penumpang, Yoyok Suwarno, mengatakan bus hendak mendahului kendaraan lain sebelum akhirnya menabrak truk dan terguling.
“Penumpang keluar dengan cara memecah kaca bus,” ujarnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto