Jawa Pos Radar Ngawi – Seorang pria lanjut usia warga Desa Legundi, Karangjati, ditemukan tewas tersangkut di atas pohon lamtoro setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2).
Proses evakuasi jasad korban melibatkan petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Ngawi karena tingginya pohon.
Korban diketahui bernama Panut, 65, warga setempat.
Dia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tersangkut di pohon pinggir jalan desa, tak jauh dari rumahnya.
Kepala Desa Legundi Suyitno mengatakan, warga curiga karena korban tidak merespons saat dipanggil cukup lama.
Warga sempat panik dan memasang terpal serta kasur di bawah pohon untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu jenazah jatuh.
“Warga sempat panik kemudian memasang terpal dan kasur di bawah pohon untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu jenazahnya terjatuh,” kata Suyitno.
Setelah mendapat laporan, pihak desa menghubungi kepolisian dan damkar.
Berdasarkan keterangan warga, korban saat itu tengah mencari pakan ternak.
Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
Tim damkar Satpol PP Ngawi menyusun strategi evakuasi.
Namun, saat petugas baru memasang tangga, tubuh korban lebih dulu jatuh.
Beruntung jatuh tepat di kasur dan terpal yang dipasang warga.
“Baru kami memasang tangga, korban sudah jatuh ke bawah,” ujarnya.
Kabar duka itu membuat anak perempuan korban, Sri Utami, 25, histeris.
Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban dibawa ke rumah duka sekitar 100 meter dari lokasi.
Pihak keluarga menolak jenazah dibawa ke rumah sakit dan menerima kejadian sebagai musibah.
Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto