Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan mempesona ditunjukkan oleh peserta nomor urut tiga belas, Alesya Khumaira Hanin Mumtazah, di panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026.
Siswi dari SDIT Al-Mukminun Ngrambe ini tampil anggun dengan balutan busana yang cantik dan rapi.
Tak hanya menang di visual, Alesya juga memukau dewan juri lewat penyampaian tausiyahnya yang berintonasi jelas, lantang, serta gaya panggung yang hidup dan interaktif saat menyapa hadirin di Suncity Mall Madiun, Sabtu (14/2).
Al-Amin: Jujur Itu Mahal Harganya
Mengangkat tema "Meneladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan", Alesya menekankan bahwa bulan puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan kawah candradimuka untuk melatih akhlak dan memperkuat iman.
Poin utama dakwahnya berfokus pada gelar Rasulullah, Al-Amin (Jujur dan Dapat Dipercaya).
Ia mengingatkan teman-temannya bahwa kejujuran adalah nilai yang tidak bisa dibeli dengan apa pun.
Baca Juga: Imut dan Menggemaskan! Nadhifa Azalya dari SDN 2 Kayen Ajak Teladani Akhlak Nabi lewat Hal Sederhana
Awas CCTV Allah!
Dengan gaya komunikasi yang renyah, Alesya memberikan contoh konkret yang relevan dengan anak-anak. Ia menyentil perilaku tidak jujur saat berpuasa.
"Jika seseorang berpuasa lalu diam-diam minum saat tidak ada orang, apakah itu jujur?" tanyanya retoris.
Alesya menegaskan bahwa kejujuran harus dijaga bukan karena takut dilihat manusia, tetapi karena kesadaran bahwa Allah SWT selalu mengawasi hamba-Nya.
Menjaga kejujuran memang berat karena godaan datang dari mana saja, namun itulah kunci menjadi anak saleh yang membanggakan orang tua.
"Mari jadikan Ramadan momentum berlatih jujur dan sabar," tutup Alesya penuh harap. (*)
Editor : Mizan Ahsani