Jawa Pos Radar Madiun – Nuansa Timur Tengah yang kental mewarnai panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026 saat peserta ke-26, Alzan Ghaysanda Nur Zaynadine, tampil.
Siswi dari MIN 13 Ngawi ini terlihat anggun dan memukau dengan balutan gamis hitam dipadu ikat kepala surban, menyerupai putri dari jazirah Arab.
Penampilannya semakin lengkap saat ia membuka tausiyah di Atrium Suncity Mall Madiun, Sabtu (14/2), dengan lantunan Marhaban ya Ramadan.
Suaranya yang ekspresif dan penuh penghayatan, ditambah intonasi yang tegas, membuat penguasaan panggungnya terlihat sangat matang meski masih berusia belia.
Nabi Muhammad Sang Penyempurna Akhlak
Dalam penyampaiannya yang bertema Meneladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan, Alzan menegaskan posisi mulia Nabi Muhammad SAW.
"Muhammad adalah manusia pilihan yang memiliki budi pekerti sangat agung dan diutus untuk menyempurnakan akhlak umat manusia," tegasnya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh hadirin menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah dengan kegembiraan dalam berbuat kebaikan.
Baca Juga: Ceramah Menyentuh! Vreya Mikhaila dari MIN 7 Magetan Ajak Bercermin Lewat Syair
Momentum Saling Memaafkan
Alzan juga menekankan pentingnya meneladani sifat pemaaf, sabar, dan penuh kasih sayang sebagaimana dicontohkan Rasulullah. Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan antar sesama.
"Ramadan adalah momen terbaik untuk saling memaafkan dan menumbuhkan kasih sayang, sehingga kita benar-benar menjadi cerminan hamba Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang," ujarnya mengingatkan.
Selain itu, ia mengajak hadirin untuk memperbanyak sedekah dan menjadi pribadi yang lebih peka sosial.
Penampilannya ditutup dengan doa penuh harap agar segala niat baik dan amal ibadah di bulan suci ini diterima Allah SWT serta menjadi penghapus dosa-dosa.
"Amin ya rabbal ‘alamin," tutupnya dengan khidmat. (*)
Editor : Mizan Ahsani