Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pukau Panggung Dai Cilik 2026, Aqila Sahila Tawarkan Resep JUS AMA untuk Cegah Hoaks dan Sikap Pamer

Redaksi • Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:07 WIB
Aqila Sahila Wahyu Husna, finalis Festival Dai Cilik 2026 dari SDN Margomulyo 01.
Aqila Sahila Wahyu Husna, finalis Festival Dai Cilik 2026 dari SDN Margomulyo 01.

Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan mencolok dengan busana merah merona sukses menyita perhatian pengunjung Suncity Mall Madiun.

Adalah peserta ke-31, Aqila Sahila Wahyu Husna, yang tampil percaya diri di panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026, Sabtu (14/2).

Siswi dari SDN Margomulyo 1 ini tidak hanya menang di kostum, tetapi juga penguasaan materi.

Intonasinya yang jelas, tegas, dan interaktif membuat pesan dakwahnya mudah dicerna oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Bukan Minuman, Ini Resep "JUS AMA" ala Aqila

Dalam tausiyah bertema Meneladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan, Aqila menawarkan konsep unik agar hadirin mudah mengingat sifat-sifat Nabi. Ia memperkenalkan singkatan "JUS AMA".

"Meneladani Rasulullah bukan sekadar mengagumi sejarah hidup beliau, tetapi menghidupkan kembali empat sifat utama," ujarnya menjelaskan filosofi singkatan tersebut.

Baca Juga: Kayla Clarisa dari SDN 03 Madiun Lor Sentil Fenomena Masjid Kalah Ramai sama Mal Jelang Lebaran

Bedah Resep JUS AMA: Jujur hingga Smart

Aqila kemudian membedah satu per satu huruf dari akronim buatannya.

JU: Jujur (Sidiq) Ia menyebut kejujuran sebagai fondasi utama akhlak. Ramadan adalah momentum melatih kejujuran dalam ibadah maupun ucapan.

S: Smart (Fatanah) Poin ini menarik karena Aqila menggunakan istilah kekinian. Menurutnya, Rasul dikenal cerdas dan bijaksana.

"Tanpa ilmu, seseorang bisa tersesat. Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan, justru harus jadi pendorong pribadi yang produktif," tegasnya.

AM: Amanah Aqila mengingatkan agar tidak sombong atas rezeki yang dimiliki.

"Rezeki datang bukan semata karena usaha pribadi, melainkan karena karunia Allah SWT yang dititipkan," ingatnya.

Sindir Tukang Pamer dan Penyebar Hoaks

Huruf terakhir dari JUS AMA adalah MA, yang berarti Menyampaikan (Tabligh). Di sini, Aqila menyentil fenomena sosial media saat ini.

"Di era sekarang, banyak orang menyampaikan sesuatu hanya untuk pamer atau bahkan menyebarkan hoaks," sentilnya tajam.

Padahal, menurutnya, tabligh yang sejati adalah menyampaikan kebenaran yang bermanfaat bagi orang lain, bukan pamer pencapaian atau berita bohong.

Di akhir penyampaiannya, Aqila berharap resep "JUS AMA" ini dapat memudahkan generasi muda dalam mengamalkan akhlak Rasulullah sehari-hari. (*)

Editor : Mizan Ahsani
#Festival Dai Cilik 2026 #puasa #kota madiun #ramadan #radar madiun #grand final