Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi hanya mampu memperbaiki satu jembatan pada tahun ini.
Jembatan Tungkulrejo di ruas Jalan Tambakromo–Campursari menjadi prioritas.
“Nilai anggarannya sekitar Rp 2 miliar,” kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi Muhammad Fauzi Amir Rachman, Rabu (18/2).
Fauzi menjelaskan, jembatan tersebut memiliki lebar enam meter dengan bentang tujuh meter.
Perbaikannya akan menggunakan konstruksi komposit, yakni perpaduan beton dan aspal.
Proses pengerjaan dijadwalkan dimulai setelah Lebaran.
Mekanisme pengadaan dilakukan melalui e-katalog versi 6.
“Prosesnya relatif cepat. Paling cepat sekitar tiga hari,” ungkapnya.
Berdasarkan data DPUPR, total terdapat 180 jembatan di Kabupaten Ngawi.
Sebanyak 134 titik atau 74,45 persen dalam kondisi baik.
Sementara itu, 46 titik atau 25,55 persen dalam kondisi sedang.
Di sisi lain, terdapat 44 titik jembatan yang masuk kategori rusak ringan, serta dua titik rusak berat.
“Dua titik itu sifatnya masih deplang, berada di ruas Keniten–Pojok dan Randusongo–Majasem,” ucapnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto