Jawa Pos Radar Ngawi – Dua orang menjadi korban kebakaran warung kopi di Dusun Sambirobyong, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Ngawi.
Keduanya harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Soeroto karena luka bakar yang diderita.
Identitas korban yakni Kasan, 54, pemilik warung, dan Adit, 28, pengunjung.
“Warung kopinya juga menjual bensin eceran,” kata Dwi Doni Widyantoro, 35, warga setempat.
Doni mengungkap, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Selasa (17/2).
Saat itu Kasan sedang menyedot bensin dari tangki sepeda motor untuk dimasukkan ke dalam botol.
Aktivitas tersebut dilakukan di dekat para pengunjung warung. Beberapa di antaranya sedang merokok.
“Tiba-tiba api muncul dan langsung menyambar botol bensin hingga menimbulkan dua kali ledakan,” ujar Doni.
Api yang membesar menyambar kaki dan tangan Kasan serta Adit.
Si jago merah juga membakar sepeda motor dan jendela rumah hingga hangus.
“Warga berusaha memadamkan api dengan air dan alat seadanya sambil menunggu datangnya pemadam kebakaran,” ucapnya.
Sementara itu, Kasi Penyelamatan Damkar Satpol PP Ngawi Rochmat Angga Permadi menyebut luka bakar yang diderita kedua korban cukup parah.
Persentase luka bakar mencapai sekitar 70 persen.
“Kami mengimbau warga tidak merokok di dekat bahan-bahan yang mudah terbakar,” tuturnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto