Jawa Pos Radar Ngawi – Sejumlah bongkahan batu yang diduga bagian bangunan candi ditemukan di kawasan hutan jati Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar.
Fragmen batu berserakan di kawasan perbukitan kapur Pegunungan Kendeng dan memunculkan dugaan adanya situs kuno.
Temuan tersebut dilaporkan warga dan pemerhati sejarah kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi.
Saat ini, tim masih melakukan pendataan awal bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat.
“Tim masih melakukan pendataan awal bersama pemerintah desa dan kecamatan,” kata Kabid Kebudayaan Dikbud Ngawi Cita Putri Maharani, Minggu (22/2).
Cita menjelaskan, sejumlah batu memiliki pahatan relief manusia dan ornamen dekoratif.
Bahkan, salah satu fragmen diduga menyerupai arca Dewa Siwa.
Perkiraan sementara, temuan tersebut mengarah pada peninggalan era kerajaan sekitar abad ke-10.
Data hasil pendataan akan dilaporkan ke Pemprov Jawa Timur untuk kajian ilmiah lebih lanjut.
“Hasil pengumpulan data akan dilaporkan ke Pemprov Jawa Timur agar bisa dikaji secara ilmiah,” ujarnya.
Lokasi penemuan berada di area terpencil. Untuk mencapai titik tersebut, harus melewati jalur bebatuan dan tanjakan ratusan meter di tengah hutan jati.
Reruntuhan ditandai pohon kepuh besar yang tumbuh di atas struktur batuan.
“Semoga kajian arkeolog dapat memastikan nilai sejarah temuan ini,” pungkasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto