NGAWI – Revitalisasi Pasar Beran Ngawi dipastikan terealisasi tahun ini.
Pemkab Ngawi mendapatkan bantuan pendanaan Rp 10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kabid Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Yunika Nur mengatakan kepastian anggaran tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan proyek revitalisasi pasar.
’’Dapat pendanaan Rp 10 miliar dari provinsi,’’ ujarnya, Sabtu (28/2).
Nilai tersebut lebih kecil dibanding kebutuhan anggaran berdasarkan detail engineering design (DED) awal yang mencapai Rp 21,6 miliar.
Karena itu, DPPTK akan melakukan review dan penyesuaian perencanaan.
’’Kami juga sudah mengundang pihak ketiga untuk perencanaan awal,’’ jelasnya.
Konsep pembangunan pasar baru direncanakan berdiri di lahan eks rumah dinas Wakil Bupati Ngawi seluas sekitar 2.500 meter persegi. Sementara bangunan pasar lama tetap difungsikan.
Kios yang kosong akibat perpindahan pedagang akan dialihkan kepada pedagang los di bagian belakang pasar.
’’Pedagang los bisa naik menjadi pedagang kios dengan sistem retribusi pelayanan pasar,’’ terangnya.
Sekitar 60 kios direncanakan dibangun pada lokasi baru, menyesuaikan hasil review layout DED terbaru.
Revitalisasi diharapkan meningkatkan kenyamanan sekaligus menggairahkan aktivitas ekonomi masyarakat.
’’Pasar Beran merupakan salah satu pasar terbesar di Ngawi,’’ pungkasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto