Jawa Pos Radar Ngawi – Hampir 12 ribu ekor ayam usia dua hari mati terpanggang dalam kebakaran kandang di Dusun Wonosari, Desa Wonosari, Kecamatan Sine, Rabu (4/3) malam.
Kerugian yang diderita Supriyanto, pengusaha ayam potong setempat, ditaksir mencapai Rp 90 juta.
Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto mengatakan dua pekerja kandang berada di lokasi saat kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00.
Sebelumnya mereka melihat listrik di kandang tiba-tiba padam setelah miniature circuit breaker (MCB) di meteran listrik turun otomatis.
Saat dicoba dinyalakan kembali, listrik kembali padam.
Tak lama kemudian api muncul dari bagian tengah kandang atau kandang kedua.
Api dengan cepat merambat hingga ke kandang ketiga.
’’Para pekerja segera menghubungi pemilik kandang, meminta bantuan warga sekitar, dan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian,’’ ujarnya.
Berdasarkan pendataan, kandang pertama berisi 4.600 ekor ayam usia dua hari yang mati seluruhnya.
Sedangkan kandang kedua berisi 7.300 ekor ayam usia dua hari yang juga mati seluruhnya.
Selain ternak, bangunan kandang serta instalasi listrik ikut terbakar.
Kapolsek menduga kebakaran dipicu korsleting listrik di kandang kedua.
’’Potongan kabel bekas kebakaran dan kayu sisa terbakar kami amankan sebagai barang bukti,’’ ungkapnya.
Kasi Pengendalian Operasi Damkar Satpol PP Ngawi Catur Sri Wiyanto mengatakan proses pemadaman mengerahkan armada dari Pos Bantu Kecamatan Widodaren.
Petugas menghabiskan dua tangki air untuk memadamkan api sekaligus melakukan pembasahan.
’’Api berhasil dipadamkan dan penanganan selesai sekitar pukul 23.55 WIB,’’ jelasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto