Jawa Pos Radar Madiun - Bank Jatim Cabang Ngawi mempertegas komitmennya dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah melalui gelaran Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem 2026.
Acara yang berlangsung di Jalan Yos Sudarso, Ngawi, pada 3–6 Maret ini menjadi ajang penguatan pelaku usaha lokal di tengah momentum meningkatnya konsumsi masyarakat.
Pemimpin Bank Jatim Cabang Ngawi, Siti Koyunah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan sinergi bersama Disparpora Pemkab Ngawi untuk memberikan stimulus positif bagi ekonomi lokal.
Baca Juga: 10 Tradisi Lebaran Idul Fitri di Indonesia yang Tetap Hidup dan Selalu Dirindukan setiap Tahunnya
Edukasi Transaksi Non-Tunai Melalui QRIS
Selain sebagai ajang promosi, bazar ini mengusung misi transformasi digital. Seluruh transaksi pembayaran dalam bazar wajib menggunakan sistem QRIS.
‘’Kami ingin memberikan semangat kepada UMKM agar saling memberikan manfaat dan terus berkembang, sekaligus membiasakan transaksi digital melalui QRIS,’’ jelas Siti Koyunah.
Paket Sembako Murah untuk Warga
Untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat selama Ramadan, Bank Jatim menyediakan 400 paket sembako murah seharga Rp 70.000.
Paket ini berisi kebutuhan pokok sebagai berikut:
-
3 Kilogram Beras
-
1 Kilogram Gula
-
1 Liter Minyak Goreng
Profil Peserta dan Dampak Ekonomi
Sebanyak 75 UMKM binaan berpartisipasi dengan menawarkan berbagai produk kuliner dan olahan khas Ngawi.
Bank Jatim memastikan pendampingan ini akan terus berlanjut agar produk lokal semakin dikenal luas.
| Detail Kegiatan | Keterangan |
| Lokasi | Senja Ramadan Disparpora (Jl. Yos Sudarso) |
| Jumlah UMKM | 75 Pelaku Usaha Binaan |
| Metode Bayar | 100% Non-Tunai (QRIS) |
| Target Utama | Stabilisasi Ekonomi & Digitalisasi |
Sinergi antara perbankan dan pemerintah daerah di Ngawi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi UMKM untuk tidak sekadar berjualan secara konvensional, tetapi mulai bertransformasi ke arah digital. (*)
Editor : Mizan Ahsani