Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ratusan Seniman Reog Ngawi Gelar Tadarus Budaya, Hiburan Warga Saat Ramadan

Asep Syaeful • Minggu, 8 Maret 2026 | 20:40 WIB

BERKESENIAN: Seniman reog dari berbagai paguyuban tampil dalam Tadarus Budaya di Jalan Teuku Umar Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
BERKESENIAN: Seniman reog dari berbagai paguyuban tampil dalam Tadarus Budaya di Jalan Teuku Umar Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Ruas Jalan Teuku Umar berubah menjadi panggung kesenian, Sabtu (7/3) malam.

Dentuman kendang, kenong, dan terompet reog terdengar bersahutan di tengah rintik hujan.

Senggakan khas warok turut menghidupkan suasana.

Ratusan seniman Reog Ponorogo di Ngawi menggelar aksi bertajuk Tadarus Budaya.

Meski hujan turun sejak malam, masyarakat tetap memadati kawasan sekitar alun-alun untuk menyaksikan pertunjukan.

Ketua panitia kegiatan Sasmito mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi para seniman reog selama Ramadan.

’’Tadarus Budaya ini untuk mempererat silaturahmi para seniman reog di Ngawi selama Ramadan,’’ ujarnya.

Acara diawali penampilan puluhan penari jatilan yang didominasi generasi muda.

Gerakan yang kompak dan enerjik langsung menarik perhatian penonton.

Setelah itu, pertunjukan dilanjutkan dengan atraksi penari ganongan.

Para peganong tampil bergantian menunjukkan gerakan akrobatik yang lincah dan atraktif.

Sebagai penutup, puluhan penari dadak merak tampil di tengah arena.

Mereka menari sambil mengangkat topeng dadak merak yang menjadi ikon kesenian reog.

’’Sekitar 25 paguyuban reog ambil bagian. Jumlahnya hampir separo dari total paguyuban reog di Ngawi,’’ ungkap Sasmito.

Menurut dia, Tadarus Budaya sudah dua kali digelar di Ngawi.

Penyelenggaraan kali ini berlangsung lebih besar dibanding sebelumnya.

’’Semoga bisa terus digelar setiap Ramadan dan para seniman tetap guyup tanpa membedakan paguyuban,’’ tuturnya.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan pemkab mendukung kegiatan budaya tersebut.

Menurut dia, pelestarian seni tradisional penting dilakukan agar tidak hilang ditelan zaman.

Selain itu, kegiatan budaya juga berpotensi menjadi daya tarik wisata daerah.

’’Harapannya bisa menjadi daya tarik wisata dan ikut mendorong perekonomian masyarakat sekitar,’’ jelasnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#Seni Reog Ponorogo #reog ngawi #budaya ngawi #ngawi #tadarus budaya ngawi